Semakin majunya teknologi semakin dipermudah kita dalam melakukan
jual beli barang dan jasa. Saking mudahnya bahkan kita dapat membeli sebuah
barang hanya menggunakan smartphone milik kita sambil tiduran di kamar, bahkan
sambil boker pun bisa. Beda dengan jaman dulu, sebelum internet masuk ke negeri
kita tercinta ini. Orang melakukan transaksi jual beli harus selalu bertemu
tatap muka,makanya tidak jarang kalau jaman dulu orang bisa terlibat cinlok
saat di pasar.
Keuntungan lain juga didapatkan oleh penjual, kalau jaman
dulu orang jualan harus mempunyai toko atau lapak untuk menjual barang
dagangannya. Beda dengan jaman sekarang yang hanya bermodal smartphone, kita
sudah bisa menjual barang apa saja (tidak terkecuali barang milik pribadi kamu
satu-satunya). Tentu dengan bantuan aplikasi sosial media atau kalau mau modal
biasanya menggunkan website toko online.
Meskipun banyak keuntungan yang kita dapatkan, nyatanya ada
juga kerugian yang bisa saja menimpa kita saat melakukan transaksi online. Apa lagi
kalau bukan penipuan, masyarakat di pedesaan seperti saya ini umumnya punya
rasa khawatir yang teramat besar saat melakukan jual beli online. Walau sebetulnya
jarang juga melakukan jual beli online, tapi itu berawal dari rasa khawatir “takut
tertipu” maklum wong ndeso. Tidak sama dengan masyarakat di perkotaan yang
sudah biasa melakukan transaksi online, bahkan mungkin belanja online sudah
menjadi gaya hidup baru bagi mereka. Orang kota kalau sehari tidak belanja
online badannya jadi pegal-pegal itu untuk yang kelas pemula, kalau yang sudah
kecanduan belanja online sehari saja tidak belanja online bisa sakau,
kejang-kejang sampai guling-guling di jalanan.
Alasan yang membuat orang takut melakukan belanja online
biasanya karena, takut barang yang sudah dibayar lewat transfer bank tidak
dikirim. Alasan lain yang cukup masuk akal adalah, takut kalau barang tidak
sesuai dengan yang ada digambar. Bahkan ada juga yang beralasan barang takut
tidak sampai ketujuan dengan selamat.
Memang alasan di atas cukup masuk akal, tapi seharusnya kita
tidak perlu takut akan hal itu. Karena tidak semua penjual online itu penipu,
banyak yang benar-benar serius menjual barang dagangannya. Dan yang terpenting,
kita tidak perlu takut kalau kita tahu caranya. Berikut ini akan saya bagikan
tips belanja online suapaya tidak tertipu.
Tips Belanja Online Supaya Tidak Tertipu
·
Kenali Penjual
Yang pertama harus kita lakukan sebelum
melakukan pembelian online adalah dengan cara mengenali terlebih dahulu seluk
beluk penjual barang tersebut. Tanyakan sedetail mungkin, alamat, nomor HP,
nomor rekening bank. Dengan ini setidaknya kamu punya informasi data dari
penjual barang tersebut. Kalau perlu minta foto KTP aslinya, kalau kurang
meyakinkan bisa ketemuan istilah kerennya COD artinya cari sendiri di google. Tapi
hati-hati kalau COD takut cinlok juga nanti.
·
Minimal Harus Punya Website Toko Online
Jaman sekarang banyak sekali penjual online
bermunculan dimana-mana. Ada yang jualan di facebook, twitter, bahkan ada juga
yang jualan hanya lewat bbm. Sekedar informasi saja, sebagai seorang penjual
online yang serius membangun usahanya alangkah baiknya memliki sebuah website. Disini
peran website toko online adalah sebagai pengganti toko ofline (toko nyata). Tapi
membangun website toko online itu butuh modal lumayan besar, belum biayanya
tidak sedikit dan tidak semua orang bisa membuat website.
·
Belanja di Toko Online Terkenal
Dimana-mana baik itu toko online atau toko
ofline kalau yang terkenal biasanya toko yang sudah terpercaya dan memiliki
banyak pelanggan. Di Indonesia sudah banyak sekali toko online besar terpercaya
seperti, Lazada, Tokopedia, Bhineka, Bukalapak, dll. Sebagai tambahan, pilih lah
toko online yang menyediakan rekening bersama. Rekening bersama maksutnya
adalah rekening yang disediakan oleh toko online tersebut. Seperti misalnya di
bukalapak disediakan rekening bersama, jadi misal kita membeli barang dari
penjual di bukalapak. Kita diwajibkan mentransfer uang kita ke rekening bersama
milik bukalapak, setelah barang sampai di tangan kita dan kita memberikan
konfirmasi, baru deh bukalapak akan mentransferkan uang kita tadi ke penjual
barang. Ini merupakan cara teraman menurut saya sih.
·
Jangan Tergiur Harga Murah
Sebagai tambahan saja, kita biasanya selalu
tertarik dengan harga yang terjangkau atau murah. Memang sih yang murah itu
menguntungkan, tapi selama harga murahnya itu masih dalam kondisi wajar. Kalau murahnya
itu sampai setengah harga dari harga normal, kita perlu waspada. Alngkah
baiknya kita cek dulu bandingkan dengan harga di toko online lainnya. Tapi biasanya
barang murahan itu kualitasnya jelek, kecuali kalau penjualnya lagi baik habis
menang togel kasih diskon besar-besaran.
·
Minta Nomor Resi Pengiriman
Untuk jaga-jaga, kita wajib meminta nomor
resi pengiriman supaya kita bisa memonitor apakah barang yang kita beli
benar-benar di kirim atau tidak? Apakah barang yang kita beli di kirim sesuai
alamat kita atau tidak? Biasanya penjual yang baik akan memberikan nomor resi
setelah barang di kirim tanpapa perlu kita memintanya. Biasanya penjual yang
baik juga seharusnya kasih kita diskon juga (kode).
Kesimpulan, belanja online itu menyenangkan selama kita tahu
caranya yang benar tanpa perlu kita khawatir takut tertipu. Diera digital
seperti sekarang ini, jual beli online akan menjadi gaya hidup baru dikalangan
masyarakat Indonesia terbukti semakin banyaknya website toko online berkeliaran
dimana-mana. Yang terpenting kita harus selalu hati-hati, jangan mudah tergiur
dengan harga murah tanpa kita cari tahu dulu kebenarannya. Harga itu membawa
rupa loh, cewek cantik matre itu wajar soalnya stoknya terbatas, untuk tampil
cantik juga butuh modal tidak sedikit, wajar kalau mereka matre. (hehee gak
nyambung yah)...
Yasudah deh sekian dulu artikel dari saya yang baik hati
ini, tentang tips belanja online aman, semoga bermanfaat. Terimakasih sudah
membaca dan jangan kapok, selamat berbelanja online J
Baca juga : Cara Menghilangkan Komedo Tanpa Obat
Baca juga : Cara Menghilangkan Komedo Tanpa Obat
